Akan kulakukan. Demi istriku. Anak-anakku. Maafkan suamimu ini, ayahmu, yang selalu gagal. Yang jarang pulang, jarang melihat kalian, memeluk dan mencium. Maafkanlah perbuatanku ini. Kulakukan untuk kalian juga. Kamera siap. Lampu flash. Oke, tak ada jalan kembali. Hanya ini satu-satunya cara agar bisa memotretnya. Hup! Lantai 22. Bisa kulihat melalui jendela, seseorang sedang tidur pulas [...]
Archive for September, 2010
Memotret “Bunga”
Posted in janji jumat on September 28, 2010 | 5 Comments »
Penantian
Posted in janji jumat on September 3, 2010 | 7 Comments »
Bapak penjual kembang gula itu terus menunggu. Bapak itu menunggu. Penjual itu menunggu. Bapak itu. Penjual itu. Itu kembang gula bapak. Itu kembang gula penjual. Terus. Terus. Menunggu. Menunggu. Kembang gula terus. Bapak penjual terus. Menunggu. Menunggu. Bapak penjual itu. Bapak itu. Penjual itu. Kembang gula itu. Bapak kembang gula. Kembang gula bapak. Terus menunggu. [...]